Selasa, 3 November 2026  |  Magelang, Jawa Tengah
Berita Kota & Kabupaten Magelang
Beranda » Pendidikan » Agribisnis Untidar Jalani Asesmen LAM-PTIP untuk Status Terakreditasi
Pendidikan

Agribisnis Untidar Jalani Asesmen LAM-PTIP untuk Status Terakreditasi

Prodi Agribisnis Untidar yang berdiri Februari 2023 menjalani asesmen lapangan LAM-PTIP. Karena belum memiliki lulusan, targetnya adalah penetapan status Terakreditasi.

Oleh Intan Larasati Senin, 2 November 2026 · 23.55 WIB

MAGELANG, KabarTidar. Agribisnis Untidar menjalani asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) pada Senin, 2 November 2026, sebagai langkah menuju penetapan status Terakreditasi.

Asesmen dilaksanakan secara daring dan dikawal langsung oleh dua asesor, yakni Mahdi dari Universitas Andalas dan Dr. Fuad Muchlis dari Universitas Jambi. Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tidar (Untidar), Prof. Ir. Sutrisno Hadi Purnomo, menegaskan komitmennya mengawal proses tersebut dari Ruang Rapat Gedung Kuliah Terpadu Faperta, menurut rilis resmi Untidar.

“Mengingat Prodi Agribisnis merupakan prodi baru yang berdiri pada Februari 2023 dan belum memiliki lulusan, skema akreditasi yang ditargetkan pada asesmen kali ini sesuai ketentuan LAM-PTIP adalah penetapan status Terakreditasi,” tegas Prof. Sutrisno.

Penjelasan itu penting karena membedakan target asesmen kali ini dari peringkat akreditasi biasa. Bagi program studi baru yang belum meluluskan mahasiswa, LAM-PTIP menetapkan skema penetapan status Terakreditasi sebagai tahap awal, bukan langsung peringkat unggul atau baik sekali.

Kesiapan Agribisnis Untidar Hadapi Asesor

Langkah strategis pimpinan fakultas berfokus pada kesiapan tata kelola akademik, kurikulum, hingga jejaring kemitraan program studi. Ketiga aspek tersebut menjadi bahan yang dikonfirmasi asesor selama asesmen lapangan berlangsung.

Penguatan kurikulum berbasis kewirausahaan agrokompleks lokal membuat mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terkoneksi langsung dengan mitra industri untuk mengasah keterampilan bisnis pertanian. Pendekatan ini sejalan dengan profil program studi yang menempatkan Universitas Tidar sebagai kampus yang mengusung kewirausahaan sosial di bidang pertanian.

Fakultas juga memfasilitasi mahasiswa dengan sarana pembelajaran terkini, mulai dari laboratorium komputer hingga ruang podcast khusus penyuluhan dan komunikasi pembangunan masyarakat. Komitmen akademik tersebut disalurkan langsung ke masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), di mana dosen dan mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengelola sampah dan isu lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Asesmen kali ini bukan proses yang datang tiba-tiba. Program Studi S1 Agribisnis sebelumnya telah melaksanakan simulasi asesmen lapangan dengan mengundang Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Untidar pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Ruang Trapesium Lantai 4 Gedung Kuliah Terpadu Faperta. Simulasi tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi asesor yang sebenarnya.

Latar belakangnya, Program Studi Agribisnis sempat mengantongi peringkat akreditasi BAIK dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui Surat Keputusan Nomor 1229/SK/BAN-PT/Ak.P/S/IV/2024 tertanggal 2 April 2024. Peringkat tersebut merupakan pemenuhan syarat peringkat akreditasi pertama bagi program studi baru, berlaku dua tahun, dan tidak dapat diperpanjang, sehingga pengajuan akreditasi lanjutan menjadi keharusan.

Secara prosedur, asesmen lapangan LAM-PTIP merupakan tahap konfirmasi dan klarifikasi atas data dan informasi dalam dokumen Laporan Evaluasi Diri dan Laporan Kinerja Program Studi yang telah disampaikan. Panel asesor mengonfirmasi hal tersebut kepada pimpinan unit pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, lulusan, dan pengguna lulusan, sebelum sidang pleno menetapkan hasil akhir. Sesuai instrumen LAM-PTIP, hasil akhir dinyatakan dalam status Tidak Terakreditasi, Terakreditasi, atau Terakreditasi Unggul.

Profil program studi sendiri menempatkan Agribisnis Untidar sebagai program studi yang fokus meningkatkan daya saing nilai ekonomi sumber daya pertanian dan lingkungan, pasca panen, hasil pertanian, hingga produk bisnis agrokompleks, dengan kekhasan kearifan lokal wilayah Karesidenan Kedu. Fokus tersebut menjelaskan mengapa kurikulum kewirausahaan agrokompleks lokal menjadi penekanan dalam asesmen kali ini.

Melalui asesmen lapangan ini, pimpinan Faperta Untidar optimistis Prodi S1 Agribisnis mampu meraih hasil optimal demi memperkuat kualitas pendidikan tinggi pertanian yang modern dan berdampak nyata. Hasil akhir penilaian akreditasi program studi sendiri ditetapkan melalui sidang pleno LAM-PTIP, sesuai prosedur instrumen akreditasi lembaga tersebut.

Jika penetapan status Terakreditasi dikabulkan, status tersebut berlaku selama lima tahun sesuai instrumen LAM-PTIP, sebelum program studi kembali dinilai pada siklus berikutnya. Bagi program studi yang baru berdiri tiga tahun, capaian ini menjadi fondasi untuk pengajuan peringkat yang lebih tinggi di masa depan.

Bagi calon mahasiswa dan masyarakat kota pelajar Magelang, status Terakreditasi menjadi penanda bahwa program studi telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi pada tahap awal penyelenggaraannya. KabarTidar akan memperbarui artikel ini setelah hasil resmi asesmen LAM-PTIP diumumkan.

I
Intan Larasati

Jurnalis KabarTidar — portal berita Kota dan Kabupaten Magelang.

Berita Lainnya

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *