Senin, 2 November 2026  |  Magelang, Jawa Tengah
Berita Kota & Kabupaten Magelang
Beranda » Magelang Raya » Bapas Magelang Perluas Peluang Pelatihan Keterampilan bagi Klien…
Magelang Raya

Bapas Magelang Perluas Peluang Pelatihan Keterampilan bagi Klien Pemasyarakatan

Bapas Kelas II Magelang menerima kunjungan BBPVP Semarang untuk menjajaki pelatihan kemandirian bagi klien pemasyarakatan, dari fashion hingga pengelasan, yang disesuaikan dengan minat klien.

Oleh Intan Larasati Senin, 26 Oktober 2026 · 22.36 WIB

MAGELANG, KabarTidar. Pelatihan keterampilan Bapas Magelang bagi klien pemasyarakatan berpeluang diperluas setelah Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Magelang menerima kunjungan jajaran Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang. Kunjungan tersebut bertujuan melakukan koordinasi mengenai peluang pelatihan kemandirian bagi Klien Pemasyarakatan.

Kunjungan jajaran BBPVP Semarang itu dihadiri Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Magelang, Citra Iman Wibisana, dan Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa, Dwi Haryanto. Kehadiran kedua pejabat tersebut menunjukkan bahwa koordinasi ini dibahas pada tingkat pelaksana yang menangani tata usaha dan bimbingan klien dewasa.

Dalam kunjungan tersebut, BBPVP Semarang memaparkan program pelatihan vokasi yang dapat menjadi pilihan bagi klien pemasyarakatan. Program yang dipaparkan meliputi fashion, tata kecantikan, refrigerasi, pertanian, bisnis dan manajemen, pariwisata, kelistrikan, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta pengelasan.

Sepuluh bidang tersebut mencakup keterampilan yang beragam, mulai dari keterampilan busana dan kecantikan, teknik pendingin, pertanian, pengelolaan usaha, pariwisata, instalasi listrik, kemampuan bahasa, teknologi informasi, hingga teknik pengelasan. Keragaman bidang ini memungkinkan pelatihan disesuaikan dengan minat dan kebutuhan masing-masing klien.

Melalui koordinasi ini, Bapas Magelang memperoleh informasi mengenai pilihan pelatihan yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan klien. Penyesuaian tersebut penting karena setiap klien memiliki latar belakang, minat, dan rencana kehidupan yang berbeda setelah kembali ke masyarakat.

Pelatihan Keterampilan Bapas Magelang Sesuai Minat Klien

Pelatihan kemandirian bagi klien pemasyarakatan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka. Keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan menjadi bekal nyata ketika klien kembali ke tengah masyarakat dan harus mencari penghidupan secara mandiri.

Selain meningkatkan keterampilan, pelatihan tersebut diharapkan memperluas kesempatan kerja bagi klien. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja, klien memiliki peluang lebih besar untuk diterima bekerja atau membuka usaha sendiri setelah menyelesaikan masa pembinaannya.

Pada akhirnya, pelatihan ini diharapkan mendukung kemandirian ekonomi klien setelah kembali ke masyarakat. Kemandirian ekonomi menjadi salah satu tujuan pembinaan, karena klien yang mampu menghidupi dirinya secara mandiri memiliki peluang lebih baik untuk tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

Koordinasi yang dilakukan Bapas Magelang dengan BBPVP Semarang ini masih berada pada tahap pembukaan peluang dan pemaparan program. Artinya, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menjajaki pelatihan yang dapat diikuti klien, dan pelaksanaannya akan disesuaikan dengan minat, kebutuhan, serta ketentuan yang berlaku.

Di Magelang, pelatihan keterampilan bagi pencari kerja juga tersedia melalui balai latihan kerja, sebagaimana diberitakan KabarTidar dalam artikel BLK dan kursus keterampilan di Magelang. Selain itu, kesempatan kerja bagi masyarakat Magelang juga dibuka melalui bursa kerja dan job fair di Magelang yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja.

KabarTidar merujuk pada laporan IndoSatuNews mengenai kunjungan koordinasi ini, yang dapat dibaca selengkapnya melalui tautan IndoSatuNews. Laporan tersebut mencatat kunjungan jajaran BBPVP Semarang diterima Kepala Urusan Tata Usaha Citra Iman Wibisana dan Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa Dwi Haryanto.

Klien pemasyarakatan adalah warga binaan yang menjalani pembinaan di bawah pengawasan Balai Pemasyarakatan. Bagi mereka, pelatihan keterampilan menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian, yaitu pembinaan yang membekali kemampuan praktis agar klien dapat hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaannya.

Bidang-bidang yang dipaparkan BBPVP Semarang mencakup keterampilan jasa dan produksi. Bidang fashion dan tata kecantikan berkaitan dengan keterampilan perawatan diri dan busana, refrigerasi berkaitan dengan teknik pendingin, sedangkan pengelasan dan kelistrikan berkaitan dengan keterampilan teknik. Bidang pertanian, pariwisata, bisnis dan manajemen, bahasa, serta teknologi informasi dan komunikasi melengkapi pilihan sesuai minat klien yang beragam.

Koordinasi ini menjadi langkah awal sebelum pelatihan benar-benar diikuti klien. Bapas Magelang memperoleh informasi pilihan pelatihan terlebih dahulu, agar penentuan pelatihan berikutnya dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan masing-masing klien, bukan ditentukan secara seragam.

Peluang pelatihan ini juga sejalan dengan tujuan pembinaan kemandirian secara umum, yaitu membekali klien dengan kemampuan yang dapat digunakan untuk mencari nafkah. Dengan kemampuan tersebut, klien diharapkan tidak hanya kembali ke masyarakat, tetapi juga mampu menopang kehidupannya secara mandiri.

Dengan adanya koordinasi ini, Bapas Magelang membuka peluang yang lebih luas bagi klien pemasyarakatan untuk memperoleh pelatihan keterampilan. Peluang tersebut diharapkan menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi klien setelah mereka kembali ke masyarakat.

I
Intan Larasati

Jurnalis KabarTidar — portal berita Kota dan Kabupaten Magelang.

Berita Lainnya

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *