Senin, 2 November 2026  |  Magelang, Jawa Tengah
Berita Kota & Kabupaten Magelang
Beranda » Magelang Raya » RSUD Tidar Kota Magelang, Rumah Sakit Milik Pemerintah…
Magelang Raya

RSUD Tidar Kota Magelang, Rumah Sakit Milik Pemerintah Kota untuk Warga Magelang

Rumah sakit daerah milik kota ini sering tertukar dengan RSUD Muntilan milik kabupaten. Artikel ini meluruskan bedanya, menjelaskan alamat dan perannya, dan memberi panduan persiapan sebelum datang.

Oleh Intan Larasati Senin, 26 Oktober 2026 · 16.21 WIB
RSUD Tidar Kota Magelang, gedung rumah sakit dengan ambulans di depannya
Ilustrasi gedung RSUD Tidar Kota Magelang dengan ambulans di halaman depan. (Ilustrasi: KabarTidar)

MAGELANG, RSUD Tidar Kota Magelang adalah rumah sakit umum daerah milik Pemerintah Kota Magelang yang beralamat di Jalan Tidar Nomor 30A, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Bagi warga Kota Magelang yang mencari rumah sakit pemerintah di dalam wilayah kota, nama inilah yang paling sering disebut, dan artikel ini disusun untuk menjawab pertanyaan paling dasar tentangnya, yaitu di mana letaknya, rumah sakit seperti apa ia, dan bagaimana warga sebaiknya bersikap sebelum datang. Jawaban singkatnya begini, RSUD Tidar Kota Magelang adalah rumah sakit daerah untuk wilayah Kota Magelang, bukan rumah sakit kabupaten, dan alamat resminya yang tercantum di situs resminya adalah Jalan Tidar Nomor 30A, Kemirirejo, Magelang Tengah, Kota Magelang 56122, Jawa Tengah.

Pembedaan itu penting dan perlu ditegaskan sejak awal, karena di wilayah Magelang ada dua pemerintahan yang berbeda, yaitu Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, dan masing-masing memiliki rumah sakit daerahnya sendiri. RSUD Tidar adalah rumah sakit daerah milik kota, sedangkan RSUD Muntilan adalah rumah sakit daerah yang berada di wilayah Kabupaten Magelang, tepatnya di Kecamatan Muntilan. Keduanya sama-sama menyandang singkatan RSUD, keduanya sama-sama melayani masyarakat Magelang dalam arti luas, tetapi keduanya adalah institusi yang berbeda, dengan alamat yang berbeda, dengan pemerintah pemilik yang berbeda, dan dengan jalur rujukan yang tidak bisa disamakan begitu saja. Warga yang salah menyebut nama rumah sakit bisa salah arah, salah antre, bahkan salah membawa berkas rujukan, dan karena itu artikel ini membedakan keduanya secara tegas di setiap bagian yang relevan.

Nama Tidar sendiri mudah dikenali warga Kota Magelang, karena Jalan Tidar adalah salah satu jalan utama di pusat kota, dan rumah sakit ini mengambil nama dari jalan tempat ia berdiri. Alamat lengkapnya, menurut situs resmi RSUD Tidar Kota Magelang, adalah Jalan Tidar Nomor 30A, Kemirirejo, Magelang Tengah, Kota Magelang 56122. Nomor telepon yang tercantum di situs yang sama adalah (0293) 362463, dan alamat surat elektroniknya adalah [email protected]. Informasi kontak semacam ini sebaiknya selalu dicek ulang ke situs resmi sebelum berangkat, karena nomor telepon dan alamat surat elektronik sebuah institusi bisa berubah, dan artikel ini tidak bermaksud menggantikan pengumuman resmi rumah sakit. Namun untuk kebutuhan paling dasar, yaitu memastikan bahwa rumah sakit yang dicari memang RSUD Tidar di Kota Magelang dan bukan rumah sakit lain yang namanya mirip, alamat Jalan Tidar itu sudah cukup menjadi penanda.

Situs resmi RSUD Tidar Kota Magelang juga menjelaskan apa saja informasi yang bisa diakses masyarakat melalui situs tersebut, yaitu profil, visi, misi, dan keunggulan pelayanan, jadwal praktik dokter, jenis layanan spesialis, dan fasilitas penunjang medis, prosedur pendaftaran online, informasi tempat tidur, dan kebijakan rumah sakit, serta artikel kesehatan yang ditulis oleh tim dokter spesialis. Daftar itu penting karena ia memberi gambaran tentang jenis layanan yang tersedia tanpa artikel ini harus mengarang daftar dokter atau daftar poli yang spesifik. Jadwal praktik dokter, misalnya, adalah informasi yang berubah dari waktu ke waktu, dan karena itu cara paling aman untuk mengetahuinya adalah membuka situs resmi atau menghubungi rumah sakit, bukan mengandalkan artikel yang ditulis pada satu tanggal tertentu. Prinsip yang sama berlaku untuk informasi tempat tidur, yang sifatnya berubah setiap hari sesuai dengan pasien yang masuk dan keluar.

RSUD Tidar Kota Magelang Bukan RSUD Muntilan

Perbedaan antara RSUD Tidar Kota Magelang dan RSUD Muntilan perlu dijelaskan lebih panjang, karena kebingungan antara keduanya bukan sekadar soal nama. Kota Magelang adalah kota otonom yang wilayahnya dikelilingi oleh Kabupaten Magelang, sehingga dalam percakapan sehari-hari orang sering menyebut keduanya hanya dengan kata Magelang. Padahal secara administratif, Kota Magelang dan Kabupaten Magelang adalah dua daerah yang berbeda, dengan wali kota dan bupati yang berbeda, dengan dinas kesehatan yang berbeda, dan dengan rumah sakit daerah yang berbeda pula. RSUD Tidar berdiri di wilayah Kota Magelang, di Jalan Tidar, sedangkan RSUD Muntilan berdiri di wilayah Kabupaten Magelang, di Kecamatan Muntilan, yang jaraknya belasan kilometer dari pusat Kota Magelang. Menyebut RSUD Tidar sebagai rumah sakit Muntilan, atau sebaliknya, adalah kesalahan yang bisa menyesatkan pembaca yang sedang dalam keadaan darurat.

Sejarah kelembagaan keduanya pun berbeda. RSUD Muntilan, menurut catatan sejarah rumah sakit yang tersedia, pernah menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah, dan pada tahun 2022 berubah menjadi Unit Organisasi Bersifat Khusus di Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Magelang. Catatan itu dikutip di sini bukan untuk membahas RSUD Muntilan secara mendalam, melainkan untuk menunjukkan bahwa RSUD Muntilan memiliki jejak kelembagaan kabupaten yang jelas dan berbeda. RSUD Tidar, sebaliknya, terikat pada Pemerintah Kota Magelang, dan situs resminya pun memakai domain magelangkota.go.id, yaitu domain resmi Pemerintah Kota Magelang. Domain itu sendiri adalah penanda yang kuat, karena situs resmi pemerintah kota tidak akan dipakai oleh rumah sakit milik kabupaten. Pembaca yang ragu bisa memeriksa domain situs resmi sebagai cara cepat untuk memastikan pemilik institusi.

Dalam praktik, pembedaan ini berpengaruh pada tiga hal. Pertama, alamat dan rute perjalanan. Warga yang menuju RSUD Tidar harus mengarahkan perjalanan ke Jalan Tidar di Magelang Tengah, bukan ke arah Muntilan yang berada di selatan Kota Magelang. Kedua, rujukan dan administrasi. Rujukan dari puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama biasanya mengikuti wilayah dan jejaring kerja sama masing-masing, sehingga pasien perlu memastikan tujuan rujukan yang tertulis di suratnya. Ketiga, informasi dan pengaduan. Pertanyaan tentang RSUD Tidar sebaiknya disampaikan ke kanal resmi RSUD Tidar atau Pemerintah Kota Magelang, bukan ke kanal Kabupaten Magelang, dan sebaliknya. Tiga hal sederhana ini, bila dipahami sejak awal, bisa menghemat waktu dan mengurangi kepanikan, terutama ketika keluarga sedang mengantar pasien dalam keadaan darurat.

Apa Artinya Rumah Sakit Umum Daerah

Istilah RSUD adalah singkatan dari Rumah Sakit Umum Daerah, dan kata daerah di sini merujuk pada pemerintah daerah pemiliknya. Sebuah RSUD pada umumnya adalah rumah sakit yang didirikan dan dikelola oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten atau kota, untuk melayani masyarakat di wilayahnya. Karena itu RSUD berbeda dari rumah sakit swasta yang dimiliki oleh yayasan atau perusahaan, dan berbeda pula dari rumah sakit milik kementerian atau Tentara Nasional Indonesia yang memiliki jalur komando sendiri. Perbedaan kepemilikan ini bukan sekadar label, karena ia menentukan siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan, dari mana sumber pembiayaan berasal, dan kepada siapa rumah sakit mempertanggungjawabkan kinerjanya. Untuk RSUD Tidar Kota Magelang, pemerintah pemiliknya adalah Pemerintah Kota Magelang, dan hal itu tercermin dari nama dan domain situs resminya.

Sebagai rumah sakit umum, RSUD pada umumnya melayani berbagai jenis penyakit dan kondisi, bukan hanya satu jenis penyakit tertentu. Pelayanan rumah sakit umum biasanya terbagi dalam garis besar menjadi pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap, dan pelayanan gawat darurat. Pelayanan rawat jalan adalah pelayanan bagi pasien yang datang, diperiksa, lalu pulang pada hari yang sama, sedangkan pelayanan rawat inap adalah pelayanan bagi pasien yang harus menginap karena kondisinya memerlukan pemantauan atau tindakan lanjutan. Pelayanan gawat darurat adalah pelayanan bagi pasien yang kondisinya mengancam nyawa atau memerlukan penanganan segera. Pembagian ini berlaku secara umum untuk rumah sakit, dan pembaca tidak perlu menghafal istilah teknisnya, cukup memahami bahwa tidak semua keluhan harus berakhir di ruang gawat darurat, dan tidak semua keluhan bisa diselesaikan hanya dengan satu kali kunjungan rawat jalan.

Di dalam sistem pelayanan kesehatan Indonesia, rumah sakit juga berperan sebagai fasilitas rujukan. Artinya, pasien yang pertama kali berobat biasanya datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas atau klinik, dan bila kondisinya memerlukan pemeriksaan lanjutan, dokter di fasilitas pertama itu akan merujuk pasien ke rumah sakit. Sistem rujukan ini dirancang agar puskesmas tidak dibebani kasus yang memerlukan peralatan rumah sakit, dan agar rumah sakit tidak dipadati oleh keluhan ringan yang sebenarnya bisa ditangani di puskesmas. Bagi warga Kota Magelang, memahami alur ini membantu menentukan langkah pertama yang tepat. Keluhan ringan, seperti batuk pilek biasa tanpa tanda bahaya, pada umumnya lebih tepat dibawa ke puskesmas terlebih dahulu, sedangkan kondisi gawat darurat, seperti sesak napas berat, nyeri dada hebat, perdarahan yang tidak berhenti, atau penurunan kesadaran, harus segera dibawa ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat tanpa menunggu rujukan. Pembaca yang ingin memahami peran puskesmas di wilayah Magelang bisa membaca artikel KabarTidar tentang puskesmas di lereng dan dataran Magelang, yang menjelaskan bagaimana fasilitas tingkat pertama bekerja di wilayah ini.

Alamat, Kontak, dan Cara Memastikan Informasi Terbaru

Alamat RSUD Tidar Kota Magelang, sebagaimana tercantum di situs resminya, adalah Jalan Tidar Nomor 30A, Kemirirejo, Magelang Tengah, Kota Magelang 56122, Jawa Tengah. Kelurahan Kemirirejo berada di Kecamatan Magelang Tengah, salah satu dari tiga kecamatan di Kota Magelang, dan letaknya berada di kawasan pusat kota yang relatif mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota. Bagi warga yang datang dari luar kota, patokan yang paling mudah adalah Jalan Tidar itu sendiri, karena jalan ini dikenal luas dan dilalui banyak angkutan. Namun artikel ini sengaja tidak menuliskan rute angkutan tertentu atau perkiraan waktu tempuh, karena rute dan kondisi lalu lintas berubah, dan informasi semacam itu lebih aman dicek melalui aplikasi peta pada hari keberangkatan.

Nomor telepon yang tercantum di situs resmi adalah (0293) 362463. Perlu dicatat bahwa dalam beberapa direktori daring, nomor yang tercantum untuk RSUD Tidar berbeda, yaitu (0293) 362260. Perbedaan ini dicatat di sini secara terbuka, bukan disembunyikan, karena pembaca berhak tahu bahwa direktori daring tidak selalu sama dengan situs resmi, dan situs resmi adalah rujukan yang lebih kuat. Bila nomor yang dihubungi tidak tersambung, pembaca sebaiknya mencoba kanal resmi lain, yaitu situs resmi atau surat elektronik [email protected] yang tercantum di situs yang sama, atau datang langsung bila keadaannya darurat. Dalam keadaan darurat, menelepon layanan darurat dan segera menuju instalasi gawat darurat tetap lebih penting daripada menunggu jawaban telepon rumah sakit.

Situs resmi RSUD Tidar Kota Magelang juga memuat semboyan pelayanan, yaitu Melayani dengan sepenuh hati, serta deskripsi diri sebagai Mitra Menuju Sehat. Semboyan semacam ini tentu tidak bisa dijadikan ukuran mutu pelayanan, tetapi ia memberi gambaran tentang janji pelayanan yang ingin dipegang rumah sakit. Ukuran mutu yang lebih bisa dipertanggungjawabkan adalah pengalaman pasien, ketepatan penanganan, kebersihan, dan keterbukaan informasi, dan hal-hal itu hanya bisa dinilai dari kunjungan langsung atau dari laporan resmi yang diterbitkan oleh lembaga yang berwenang. Artikel ini tidak mengutip peringkat bintang dari direktori daring sebagai ukuran mutu, karena peringkat semacam itu berasal dari ulasan pengguna yang tidak diverifikasi dan jumlahnya berubah setiap waktu. Pembaca yang ingin menilai rumah sakit sebaiknya bertanya kepada keluarga yang pernah dirawat di sana, kepada dokter yang merujuk, atau kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama yang biasa mereka datangi.

Sebelum Datang ke RSUD Tidar Kota Magelang

Persiapan sebelum datang ke rumah sakit sering kali menentukan kelancaran pelayanan, dan persiapan itu sebenarnya sederhana. Pertama, siapkan identitas diri dan kartu jaminan kesehatan bila ada, serta surat rujukan bila kunjungan ini adalah kunjungan rujukan dari puskesmas atau klinik. Kedua, siapkan daftar obat yang sedang dikonsumsi, termasuk nama obat dan dosisnya bila diketahui, serta riwayat alergi bila ada. Ketiga, siapkan catatan singkat tentang keluhan, yaitu sejak kapan keluhan dirasakan, apa yang memperberat dan memperingan, dan apakah ada demam, nyeri, atau gejala lain yang menyertai. Catatan singkat semacam ini membantu dokter memahami kondisi pasien lebih cepat, terutama bila pasien datang dalam keadaan lelah atau cemas sehingga sulit menjelaskan secara runtut.

Keempat, tentukan siapa yang akan mendampingi pasien. Pendamping yang baik adalah orang yang mengetahui riwayat pasien, bisa mengambil keputusan bila pasien tidak sadar atau tidak mampu berkomunikasi, dan bisa mencatat penjelasan dokter. Kelima, siapkan perlengkapan untuk kemungkinan rawat inap, seperti pakaian ganti, perlengkapan mandi, dan pengisi daya telepon genggam, bila kunjungan ini diperkirakan berlanjut ke rawat inap. Keenam, datang lebih awal bila kunjungan ini adalah kunjungan rawat jalan terjadwal, karena antrean pendaftaran dan antrean poli bisa panjang pada jam sibuk. Keenam langkah ini berlaku umum untuk kunjungan ke rumah sakit mana pun, dan artikel ini menuliskannya sebagai panduan umum, bukan sebagai aturan resmi RSUD Tidar, karena aturan resmi tentang pendaftaran dan antrean hanya bisa dipastikan melalui kanal resmi rumah sakit.

Satu hal yang sering ditanyakan warga adalah apakah mereka bisa langsung datang ke RSUD tanpa rujukan. Jawabannya bergantung pada jenis kunjungan. Untuk kondisi gawat darurat, pasien harus segera ditangani dan tidak boleh ditunda karena persoalan administrasi. Untuk kunjungan rawat jalan yang direncanakan dan menggunakan jaminan kesehatan, pada umumnya diperlukan rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, sesuai dengan sistem yang berlaku. Untuk kunjungan umum tanpa jaminan, pasien biasanya bisa mendaftar langsung, tetapi biaya dan prosedurnya mengikuti kebijakan rumah sakit. Karena kebijakan semacam ini bisa berubah, pembaca yang ragu sebaiknya menghubungi rumah sakit atau puskesmasnya terlebih dahulu sebelum berangkat, daripada berasumsi dan kecewa di loket pendaftaran.

RSUD Tidar di Tengah Sistem Kesehatan Kota Magelang

Kota Magelang adalah kota kecil dengan wilayah yang tidak luas, tetapi kebutuhan kesehatannya tidak kecil. Kota ini dikenal sebagai kota pelajar, karena banyak sekolah dan perguruan tinggi berdiri di sini, dan julukan itu berarti ada banyak pelajar dan mahasiswa yang tinggal di kota ini, baik sebagai penduduk tetap maupun sebagai pendatang yang tinggal selama masa studi. Artikel KabarTidar tentang Magelang sebagai kota pelajar menjelaskan latar itu dengan lebih lengkap. Kehadiran pelajar dan mahasiswa, ditambah penduduk kota dan warga kabupaten sekitar yang datang berobat ke kota, membuat fasilitas kesehatan di Kota Magelang melayani lebih dari sekadar penduduk yang terdaftar di kartu keluarga kota. RSUD Tidar, sebagai rumah sakit daerah milik kota, berada di tengah arus itu.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik Kota Magelang mencatat data tentang kelurahan yang memiliki sarana kesehatan menurut kecamatan di Kota Magelang, dan data semacam itu menunjukkan bahwa sarana kesehatan tersebar di berbagai kecamatan, bukan hanya terpusat di satu titik. Catatan ini penting untuk meluruskan anggapan bahwa semua urusan kesehatan harus dibawa ke rumah sakit. Puskesmas, klinik, dan praktik dokter tersebar di wilayah kota, dan mereka adalah garda pertama yang paling dekat dengan tempat tinggal warga. Rumah sakit adalah simpul rujukan, bukan gerbang pertama untuk semua keluhan. Memahami pembagian peran ini membantu warga memilih fasilitas yang tepat, mengurangi antrean di rumah sakit, dan memastikan pasien yang benar-benar memerlukan peralatan rumah sakit bisa ditangani lebih cepat.

Peran RSUD Tidar juga tidak bisa dilepaskan dari kedudukannya sebagai institusi pemerintah kota. Sebagai institusi pemerintah, RSUD diharapkan melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, dan diharapkan terbuka terhadap pengawasan publik, baik melalui kanal pengaduan resmi maupun melalui laporan kinerja yang diterbitkan pemerintah. Harapan itu wajar, karena rumah sakit daerah dibiayai dari uang publik dan dikelola atas nama publik. Namun harapan juga harus diimbangi dengan pemahaman bahwa keterbatasan sumber daya, seperti jumlah tenaga medis dan ketersediaan tempat tidur pada waktu tertentu, adalah persoalan nyata di hampir semua rumah sakit daerah di Indonesia. Karena itu kritik yang membangun, disampaikan melalui kanal resmi dengan data yang jelas, jauh lebih berguna daripada keluhan tanpa keterangan yang disebar di media sosial.

Hal yang Sengaja Tidak Ditulis di Artikel Ini

Artikel ini sengaja tidak menuliskan sejumlah hal yang sering dicari pembaca, karena hal-hal itu tidak ditemukan sumber resminya yang bisa dikutip pada saat penulisan. Artikel ini tidak menuliskan jumlah tempat tidur RSUD Tidar, karena angka itu berubah dan situs resmi hanya menyebut bahwa informasi tempat tidur tersedia melalui situsnya, tanpa angka yang dikutip di artikel ini. Artikel ini tidak menuliskan nama direktur rumah sakit, meskipun nama itu tercantum dalam sambutan di situs resmi, karena jabatan dan pemegang jabatan bisa berganti, dan artikel yang bertahan lama sebaiknya tidak mengunci nama pejabat tertentu. Artikel ini juga tidak menuliskan daftar poli dan nama dokter spesialis, karena jadwal praktik dokter berubah dan hanya situs resmi yang bisa memberi daftar terbaru.

Artikel ini juga tidak menuliskan tahun berdiri RSUD Tidar, tidak menuliskan kelas atau tipe rumah sakitnya, dan tidak menuliskan status akreditasinya, karena ketiga hal itu tidak ditemukan dalam sumber resmi yang berhasil dibaca pada saat penulisan. Artikel ini tidak menuliskan layanan unggulan tertentu, karena menyebut satu layanan sebagai unggulan tanpa sumber resmi berarti membuat klaim pemasaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Artikel ini tidak menuliskan tarif atau biaya pelayanan, karena tarif pelayanan kesehatan bergantung pada jenis pelayanan, kelas perawatan, dan skema jaminan yang dipakai pasien, dan angka tunggal yang ditulis di artikel bisa menyesatkan. Semua hal yang tidak ditulis ini dicatat secara terbuka di file riset artikel ini, agar pembaca dan editor tahu bahwa ketiadaan informasi itu adalah keputusan sadar, bukan kelalaian.

Pendekatan ini mungkin terasa kurang lengkap bagi pembaca yang ingin jawaban cepat atas semua pertanyaan, tetapi pendekatan ini lebih jujur daripada mengarang angka. Sebuah artikel tentang rumah sakit yang mengarang jumlah tempat tidur atau nama direktur bisa menyesatkan keluarga yang sedang mengambil keputusan penting, dan kesalahan semacam itu jauh lebih berbahaya daripada artikel yang mengakui batas informasinya. Prinsip yang dipegang KabarTidar dalam penulisan artikel ini adalah prinsip yang sama dengan prinsip jurnalistik pada umumnya, yaitu fakta yang belum pasti ditulis sebagai atribusi atau dibuang, dan yang dibuang dicatat agar bisa dilengkapi bila sumber resminya ditemukan di kemudian hari.

Penutup dan Panduan Singkat untuk Warga

Sebagai penutup, berikut adalah ringkasan yang bisa dipegang warga Kota Magelang. RSUD Tidar Kota Magelang adalah rumah sakit umum daerah milik Pemerintah Kota Magelang, beralamat di Jalan Tidar Nomor 30A, Kemirirejo, Magelang Tengah, Kota Magelang 56122. Ia bukan RSUD Muntilan, yang merupakan rumah sakit daerah milik Kabupaten Magelang di Kecamatan Muntilan. Situs resminya adalah rsudtidar.magelangkota.go.id, dan melalui situs itu masyarakat bisa mengakses profil rumah sakit, jadwal praktik dokter, jenis layanan spesialis, fasilitas penunjang medis, prosedur pendaftaran online, informasi tempat tidur, dan kebijakan rumah sakit. Untuk kondisi gawat darurat, segera menuju instalasi gawat darurat terdekat. Untuk kunjungan yang direncanakan, siapkan identitas, kartu jaminan bila ada, surat rujukan bila ada, daftar obat, dan catatan keluhan, lalu cek informasi terbaru melalui kanal resmi sebelum berangkat.

Warga yang ingin memahami sistem kesehatan wilayah ini lebih luas bisa mulai dari fasilitas terdekat di tempat tinggalnya, lalu naik ke rumah sakit bila dirujuk atau bila kondisinya memang memerlukan penanganan rumah sakit. Warga yang tinggal di lereng dan dataran sekitar Magelang bisa membaca kembali artikel KabarTidar tentang puskesmas di lereng dan dataran Magelang untuk memahami peran fasilitas tingkat pertama, dan warga yang ingin memahami karakter Kota Magelang sebagai kota pendidikan bisa membaca artikel tentang Magelang sebagai kota pelajar. Informasi resmi tentang RSUD Tidar Kota Magelang sendiri, termasuk profil dan jadwal praktik dokter, tersedia di situs resmi RSUD Tidar Kota Magelang, dan data sarana kesehatan Kota Magelang menurut kecamatan tersedia di laman Badan Pusat Statistik Kota Magelang. Bila ada informasi di artikel ini yang sudah berubah, kanal resmi itulah yang menjadi rujukan utama.

I
Intan Larasati

Jurnalis KabarTidar — portal berita Kota dan Kabupaten Magelang.

Berita Lainnya

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *