Rabu, 4 November 2026  |  Magelang, Jawa Tengah
Berita Kota & Kabupaten Magelang
Beranda » Ekonomi » Magelang Fashion Day 2026 Buka Pasar Fesyen Lokal…
Ekonomi

Magelang Fashion Day 2026 Buka Pasar Fesyen Lokal di Alun-Alun Kota Magelang

Dekranasda Kota Magelang menggelar peragaan busana dan lomba desain di Alun-Alun pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, untuk memperluas pasar produk fesyen lokal dan mengapresiasi desainer, perajin, serta pelaku usaha dari Magelang dan daerah sekitar.

Oleh Intan Larasati Rabu, 4 November 2026 · 18.49 WIB

MAGELANG, KabarTidar melaporkan bahwa Magelang Fashion Day menjadi ruang promosi produk fesyen lokal dan perluasan pasar bagi desainer, perajin, dan pelaku usaha fesyen dari Kota Magelang serta sejumlah daerah sekitar.

Kegiatan tersebut digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Magelang di Alun-Alun Kota Magelang pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Magelang Flower Festival 2026, festival yang mengangkat bunga sebagai identitas kegiatan.

Selain desainer, perajin, dan pelaku usaha fesyen, kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan Dekranasda dari daerah sekitar Kota Magelang. Kehadiran perwakilan daerah sekitar itu dimaksudkan agar setiap daerah dapat memperkenalkan kreativitas dan potensi industri fesyen masing-masing kepada khalayak yang lebih luas.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dan sejumlah tamu undangan. Kehadiran Wali Kota Magelang dalam kegiatan tersebut menandai dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan industri fesyen lokal sebagai bagian dari ekonomi kreatif Kota Magelang.

Bukan Sekadar Peragaan Busana

Ketua Dekranasda Kota Magelang menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang lebih luas daripada sekadar pertunjukan busana. Kolaborasi berbagai pelaku industri kreatif menjadi salah satu unsur utama penyelenggaraannya.

“Magelang Fashion Day bukan sekadar sebuah peragaan busana. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah ekspresi kreativitas, inovasi, dan kolaborasi bagi para desainer, pelaku usaha fesyen, perajin, serta seluruh insan kreatif,” ujar Ketua Dekranasda Kota Magelang.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kota Magelang menyampaikan bahwa mengajak Dekranasda kabupaten dan kota di sekitar Kota Magelang menjadi bagian dari kegiatan ini merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan. Kegiatan tersebut, menurut Ketua Dekranasda Kota Magelang, tidak hanya menghadirkan keindahan dan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi industri fesyen unggulan dari wilayah masing-masing.

Ketua Dekranasda Kota Magelang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh desainer, model, perajin, dan pelaku usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan acara, atas kreativitas, kerja keras, serta kontribusi yang telah mereka berikan. Para pelaku itu didorong untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani menampilkan identitas serta keunggulan produk lokal.

Lomba Desain Pelajar dan Umum

Rangkaian acara diawali dengan lomba desain busana yang terbagi menjadi dua kategori, yakni kategori pelajar dan kategori umum. Kompetisi tersebut menjadi salah satu sarana untuk menampilkan kemampuan desainer dari berbagai kalangan, sekaligus memberi ruang tampil bagi desainer yang selama ini jarang memperoleh kesempatan tampil di daerah sendiri.

Ketua Dekranasda Kota Magelang menjelaskan bahwa sejumlah desainer sebelumnya menyampaikan keluhan karena jarang memperoleh kesempatan tampil di daerah sendiri. Kondisi tersebut membuat mereka harus mengikuti kegiatan peragaan busana di kota lain dengan biaya sendiri.

“Mereka harus selalu tampil di kota lain dan membayar. Kalau di sini, sekalian menaikkan, menggaungkan dan mengenalkan Kota Magelang ada Magelang Flower Festival. Diskusi dengan Dekranasda ternyata semuanya tertarik dan semuanya terlibat, semuanya suport,” ujar Ketua Dekranasda Kota Magelang.

Harapan yang disampaikan Ketua Dekranasda Kota Magelang adalah agar kegiatan ini menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa produk fesyen lokal memiliki potensi dan daya saing yang luar biasa. Harapan itu dirumuskan dalam pernyataan berikut.

“Harapannya kegiatan Magelang Fashion Day ini menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa produk fashion lokal memiliki potensi dan daya saing yang luar biasa,” ujar Ketua Dekranasda Kota Magelang.

Pelaksanaan acara tersebut juga diselaraskan dengan konsep Magelang Flower Festival yang mengangkat keindahan bunga dan kreativitas. Perpaduan yang diharapkan dari penyelarasan itu adalah perpaduan harmonis antara keindahan alam, seni, budaya, dan dunia fesyen dalam satu rangkaian pertunjukan.

Estimasi Transaksi dan Catatan Penting

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut aktivitas ekonomi selama rangkaian festival diperkirakan menghasilkan transaksi Rp250 juta hingga Rp300 juta per hari. Pernyataan itu disampaikan dengan kalimat berikut.

“Animo masyarakat luar biasa. Transaksi harian bisa mencapai sekitar Rp250 juta sampai Rp300 juta,” katanya.

Perlu ditegaskan secara eksplisit bahwa angka Rp250 juta hingga Rp300 juta per hari tersebut adalah ESTIMASI Pemerintah Kota Magelang berdasarkan informasi dan pengecekan lapangan, bukan angka transaksi final yang telah diaudit. Rilis resmi tidak menjelaskan metode penghitungan angka tersebut, tidak menjelaskan jumlah pedagang yang disurvei, dan tidak menjelaskan apakah angka tersebut hanya mencakup transaksi di area festival. Karena itu, angka tersebut harus ditempatkan sebagai perkiraan, dan tidak boleh dibaca sebagai total transaksi yang sudah terkonfirmasi.

Di luar angka perkiraan itu, tujuan yang dinyatakan penyelenggara tetap jelas, yakni memperkenalkan potensi industri fesyen unggulan, memperluas promosi produk lokal, meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk dalam negeri, serta membuka peluang pasar bagi pelaku usaha fesyen setempat. Promosi yang lebih luas diharapkan membuka peluang pasar baru, sementara apresiasi yang meningkat diharapkan memperkuat posisi produk fesyen lokal agar semakin dikenal dan memiliki daya saing.

Bagi pelaku usaha di Magelang, panggung seperti ini juga berkaitan dengan cara produk dipasarkan setelah acara selesai. Pembahasan tentang UMKM Magelang go digital menunjukkan bahwa penjualan daring, media sosial, dan kurir lokal kini menjadi saluran pelengkap toko fisik dan pasar tradisional, sehingga karya yang diperkenalkan di atas panggung masih dapat menjangkau pembeli setelah festival berakhir.

Pemberdayaan di Luar Fesyen

Kegiatan Dekranasda Kota Magelang tidak terbatas pada pengembangan industri fesyen. Organisasi tersebut juga menjalankan program pemberdayaan bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (DPPKUM), termasuk berbagai pelatihan untuk mendukung pengembangan potensi masyarakat.

Program bersama DPPKUM itu mencakup pelatihan yang tidak hanya berkaitan dengan fesyen. Harapan yang disampaikan Ketua Dekranasda Kota Magelang adalah agar potensi lokal atau kearifan lokal masyarakat Kota Magelang dapat terbangun dengan lebih bersemangat dan tidak terhalang.

“Dekranasda tidak hanya berkaitan dengan fashion. Sebelumnya, kita punya kegiatan-kegiatan mendukung OPD DPPKUM (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro) berkaitan dengan pelatihan-pelatihan tidak hanya berkaitan dengan fashion. Jadi, harapannya potensi lokal atau kearifan lokal dari masyarakat Kota Magelang bisa terbangun lebih semangat tidak terhalang,” tegas Ketua Dekranasda Kota Magelang.

Dengan panggung bersama, lomba desain dua kategori, dan program pemberdayaan yang menyertainya, Magelang Fashion Day diposisikan penyelenggara sebagai panggung kreativitas, ruang apresiasi produk fesyen, sekaligus sarana promosi potensi daerah. Manfaat nyata yang diharapkan dari kegiatan itu adalah inspirasi bagi pelaku kreatif, kebanggaan yang meningkat terhadap produk lokal, serta dorongan bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat Kota Magelang. Laporan lengkap mengenai kegiatan ini juga dapat dibaca pada laporan Narative tentang Magelang Fashion Day.

I
Intan Larasati

Jurnalis KabarTidar — portal berita Kota dan Kabupaten Magelang.

Berita Lainnya

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *