Kupat Tahu dan Sop Senerek: Dua Ikon Kuliner Magelang yang Melegenda
Berkunjung ke Magelang belum lengkap tanpa mencicipi kupat tahu berbumbu kacang yang khas dan sop senerek hangat berisi kacang merah. Dua hidangan sederhana yang menjadi identitas rasa kota ini.
Setiap daerah punya hidangan yang namanya melekat pada kotanya. Di Magelang, dua di antaranya adalah kupat tahu dan sop senerek. Keduanya sederhana, murah, dan justru karena itu bertahan lintas generasi sebagai makanan sehari-hari sekaligus buruan wisatawan.
Kupat tahu Magelang berisi ketupat, tahu goreng, tauge, dan kol yang disiram bumbu kacang. Ciri khasnya ada pada bumbu yang diulek dadakan untuk setiap porsi dan kehadiran bakwan serta gorengan sebagai pelengkap. Rasa manis-gurih bumbu kacangnya berbeda dari kupat tahu daerah lain, dan warung-warung kupat tahu legendaris di kota ini selalu ramai pada jam makan siang.
Sop Senerek, Kehangatan dari Kacang Merah
Sop senerek adalah sop bening berisi kacang merah, dengan tambahan wortel, daun bawang, dan suwiran atau potongan daging. Namanya diyakini berasal dari kata Belanda untuk kacang polong yang diserap lidah lokal. Kuahnya ringan dan segar, cocok disantap kapan pun, terutama pada pagi atau malam hari saat udara Magelang sedang dingin-dinginnya.
Menariknya, kedua hidangan ini mudah ditemukan: dari warung kaki lima di sekitar alun-alun dan kawasan Pecinan, sampai rumah makan yang sudah dikelola turun-temurun. Bagi perantau asal Magelang, seporsi kupat tahu dan semangkuk sop senerek sering kali adalah cara tercepat untuk pulang.
