Menyusuri Pecinan Magelang: Jalan Pemuda dan Jejak Perdagangan Lama
Jalan Pemuda adalah nadi perdagangan Kota Magelang sejak lama. Di kawasan Pecinan ini berdiri Klenteng Liong Hok Bio yang bersejarah, toko-toko lama, dan denyut ekonomi yang tak pernah benar-benar tidur.
Kalau ingin membaca sejarah ekonomi Kota Magelang, berjalanlah menyusuri Jalan Pemuda. Ruas jalan ini adalah kawasan Pecinan, pusat perdagangan kota sejak masa kolonial, dan sampai hari ini tetap menjadi jalan paling sibuk dengan deretan toko di kedua sisinya.
Di kawasan ini berdiri Klenteng Liong Hok Bio, salah satu klenteng tertua dan terbesar di Magelang. Bangunannya yang mencolok dengan ornamen naga menjadi penanda kawasan, dan pada perayaan Imlek serta Cap Go Meh, area di sekitarnya berubah meriah oleh lampion dan pertunjukan barongsai.
Jalan yang Tidak Pernah Sepi
Toko emas, toko kelontong, penjual elektronik, sampai kedai kopi dan jajanan legendaris berjejer rapat di Jalan Pemuda. Banyak di antaranya dikelola keluarga yang sama secara turun-temurun, sehingga menyusuri jalan ini terasa seperti membuka album lama kota: bangunannya berganti, fungsinya bertahan.
Bagi warga Magelang, Pecinan bukan sekadar tempat belanja. Ia adalah bukti kota ini sejak dulu hidup dari perjumpaan banyak budaya: Jawa, Tionghoa, Arab, dan Eropa pernah sama-sama meninggalkan jejak di jalan yang sama. Dari jalan inilah denyut Kota Magelang setiap hari dimulai.
