Sabtu, 24 Oktober 2026  |  Magelang, Jawa Tengah
Berita Kota & Kabupaten Magelang
Beranda » Umum » JCI Borobudur Salurkan 100.000 Liter Air Bersih untuk…
Umum

JCI Borobudur Salurkan 100.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kekeringan di Sleman

JCI Borobudur bersama PMI Kabupaten Sleman menyalurkan 100.000 liter air bersih atau 20 tangki untuk warga kekeringan di Moyudan, Sleman, pada 21 Oktober 2026. Bantuan akan terus berlanjut selama musim kemarau.

Oleh Intan Larasati Sabtu, 24 Oktober 2026 · 13.45 WIB
JCI Borobudur: ilustrasi truk tangki menyalurkan air bersih kepada warga desa di tengah musim kemarau
Ilustrasi: Truk tangki menyalurkan air bersih kepada warga di musim kemarau.

SLEMAN — JCI Borobudur menyalurkan bantuan 100.000 liter air bersih atau setara 20 tangki kepada masyarakat Kabupaten Sleman yang terdampak kemarau panjang. Penyaluran bantuan dipusatkan di SD Sejati Pasar, Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, pada Rabu (21/10/2026), bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman. Bantuan ini menjadi salah satu aksi kemanusiaan lintas daerah yang digerakkan organisasi kepemudaan asal kawasan Borobudur, Magelang, untuk warga tetangga yang sedang dilanda kekeringan.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh President JCI Borobudur, Arif Rahman, dan diterima Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. Kegiatan tersebut disaksikan pengurus PMI Kabupaten Sleman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Panewu Moyudan, perangkat Kalurahan Sumberarum, serta masyarakat. Hadir pula Ketua Komisi C DPRD Sleman, Bambang Sigit Sulaksono, beserta jajaran kepala dinas dan PMI setempat.

JCI Borobudur Salurkan 100.000 Liter untuk Moyudan

Bantuan 100.000 liter air bersih ini disalurkan dalam bentuk 20 truk tangki. Penyaluran dipusatkan di SDN Sejati, Padukuhan Sejati, Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, wilayah yang warganya mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau ini. Kerja sama penyaluran melibatkan JCI Borobudur bersama PMI dan BPBD Kabupaten Sleman, dengan seremoni penyerahan yang dipimpin Wakil Bupati Sleman.

Arif Rahman menjelaskan, JCI merupakan organisasi kepemudaan yang memiliki program untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Salah satunya melalui pilar komunitas yang berorientasi pada Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). “Menyikapi kondisi kekeringan di Kabupaten Sleman saat ini, JCI bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman menyalurkan bantuan liter air bersih. Kegiatan ini merupakan bentuk realisasi program sekaligus empati organisasi dan anggota terhadap lingkungan,” jelasnya. Ia berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja sama dalam bentuk lain.

Air Bersih Bukan Sekadar Seremonial

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan apresiasi kepada JCI Borobudur atas kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Sleman. “Donasi air bersih bukan sekadar kegiatan sosial yang bersifat seremonial, melainkan sebuah tindakan kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan,” ungkap Danang.

Menurutnya, ketersediaan air bersih berkaitan erat dengan kesehatan, kebersihan, pendidikan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap aksi tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berperan dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman. Pandangan ini menegaskan bahwa bantuan air bersih pada musim kemarau bukan sekadar soal distribusi, melainkan soal menjaga keberlangsungan hidup sehari-hari warga, mulai dari kebutuhan minum dan memasak hingga sanitasi dan kegiatan belajar anak.

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Sleman, Arif Pramana, menyampaikan bahwa banyak pihak telah bekerja sama dengan PMI dalam penanganan kekeringan. Ia menegaskan bahwa PMI senantiasa menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk menjaga kepercayaan yang diberikan. Sebelum penyaluran 100.000 liter ini, PMI Kabupaten Sleman pada Selasa (6/10/2026) juga telah mendistribusikan 20.000 liter air bersih ke sejumlah wilayah di Kapanewon Moyudan, Godean, Minggir, dan Seyegan, berdasarkan koordinasi dengan tim penanggulangan bencana.

Bantuan Berlanjut dan Cara Mengajukan

Mengingat musim kemarau masih panjang dan wilayah yang terancam kekeringan di Sleman semakin bertambah, JCI Borobudur menyatakan akan terus memberikan bantuan air ke berbagai wilayah yang membutuhkan. Warga yang wilayahnya mengalami kekeringan dapat mengajukan permohonan bantuan kepada PMI Sleman atau BPBD Sleman. Permohonan tersebut kemudian akan ditinjau, dan bila dipandang memungkinkan untuk dibantu, bantuan akan disalurkan. Dana untuk biaya pemberian bantuan air bersih ini sepenuhnya berasal dari JCI Borobudur.

Aksi dari kawasan Borobudur ini juga menjadi pengingat bahwa kekeringan musim kemarau tahun ini dirasakan luas di wilayah Yogyakarta–Jawa Tengah. Di Magelang sendiri, BMKG mencatat Kabupaten dan Kota Magelang berstatus siaga kekeringan meteorologis, sementara musim hujan diprediksi baru mulai pada minggu ketiga November 2026. Selama hujan belum tiba secara merata, distribusi air bersih dari pemerintah, PMI, maupun organisasi masyarakat tetap menjadi penopang utama bagi warga di titik-titik kekeringan. Laporan resmi mengenai penyaluran ini dapat dibaca pada laman Media Center Sembada milik Pemerintah Kabupaten Sleman.

I
Intan Larasati

Jurnalis KabarTidar — portal berita Kota dan Kabupaten Magelang.

Berita Lainnya

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *